Tirta Empul adalah pura air suci yang terkenal di Bali.
Pura ini menarik wisatawan, fotografer, dan pencari ketenangan batin.
Pura terletak di Tampaksiring, Gianyar, dekat dengan mata air suci.
Air suci itu dipercaya membersihkan energi negatif serta membawa ketenangan jiwa.
Artikel ini membahas sejarah, makna spiritual, tata ritual, dan tips praktis berkunjung ke Tirta Empul.
Tujuannya agar pengalaman Anda terasa khidmat dan nyaman.
Sekilas Sejarah dan Makna Spiritual Tirta Empul
Tirta Empul didirikan oleh Raja Sri Candrabhayasingha Warmadewa pada abad ke-10 Masehi.
Kata "Tirta" berarti air suci dan "Empul" berarti memancar.
Mata air memancar langsung dari dalam tanah, yang menjadi inti dari pura itu.
Dalam kepercayaan Hindu Bali, air suci Tirta Empul digunakan untuk:
• Pembersihan diri (melukat)
• Persembahan ke pura lain
• Upacara adat dan keagamaan
Selain sebagai tempat ibadah, Tirta Empul menyimpan nilai sejarah penting.
Pura ini terletak dekat Istana Kepresidenan Tampaksiring, yang dibangun Presiden Soekarno sebagai istana peristirahatan.
Struktur Pura dan Area Penting di Tirta Empul
Kompleks Tirta Empul terbagi ke dalam tiga bagian utama:
1. Jaba Pura (Halaman Luar)
Area pertama yang Anda temui.
Di sini terdapat loket tiket, penyewaan kamen dan selendang, serta area santai.
Semua elemen tersusun rapat agar setiap kata dan tindakan saling mengikat.
2. Jaba Tengah (Kolam Pancuran)
Area ini yang paling terkenal.
Berisi kolam dengan pancuran air suci yang tersusun berdekatan.
Di sini, prosesi melukat dilakukan.
Terdapat tiga kolam utama dengan lebih dari 20 pancuran.
Beberapa pancuran khusus untuk upacara tertentu.
3. Jeroan (Halaman Dalam)
Area paling suci bagi umat Hindu.
Di sini, orang bersembahyang dengan khidmat.
Pengunjung non-Hindu boleh masuk dengan berpakaian sopan dan berperilaku hormat.
Namun, mereka tidak ikut dalam pemujaan di pelinggih.
Panduan Tata Cara Ritual Melukat di Tirta Empul
Bagi yang ingin merasakan penyucian diri, ikuti tata cara yang tertata dan dekat.
1. Persiapan Sebelum Masuk Kolam
• Gunakan kamen dan selendang yang disediakan.
• Simpan barang berharga di loker.
• Lepaskan alas kaki sebelum memasuki kolam.
• Bagi wanita, tidak diperkenankan melukat saat menstruasi untuk menjaga kesucian pura.
2. Urutan Umum Melukat di Pancuran
- Mulailah dari pancuran paling kiri, kecuali ada keterangan khusus.
- Berdoalah sejenak sebelum mendekati pancuran.
- Tundukkan kepala di bawah pancuran dan rasakan air menyegarkan tubuh.
- Lanjutkan ke pancuran berikutnya secara berurutan.
- Perhatikan instruksi pemandu, terutama jika pancuran itu khusus untuk upacara.
Jika ada keraguan, tanyakan kepada pemandu lokal.
Mereka dengan senang hati menjelaskan simbol dan makna tiap pancuran.

Etika dan Aturan Penting di Tirta Empul
Jaga kesucian dan kenyamanan bersama melalui aturan berikut:
• Pakaian harus sopan; bahu dan lutut tertutup sebelum mengenakan kamen.
• Hindari berteriak, berlari, atau bercanda berlebihan di area suci.
• Jangan mengambil foto dengan pose yang tidak pantas di depan pelinggih.
• Hormati umat yang sedang bersembahyang; jangan menghalangi atau terlalu dekat dalam pengambilan foto.
• Jaga kebersihan; jangan tinggalkan sampah di area pura.
Tips Praktis Berkunjung ke Tirta Empul
Agar kunjungan Anda nyaman dan berkesan, pertimbangkan tips berikut:
• "Waktu terbaik": Kunjungi pada pagi hari (08.00–10.00) atau sore menjelang tutup untuk hindari keramaian dan panas.
• Pakaian: Gunakan pakaian tipis yang cepat kering.
• Perlengkapan: Bawa handuk kecil, kantong untuk baju basah, dan sandal yang mudah dilepas.
• Fotografi: Ambil foto dengan etika dan hormati proses ibadah yang berlangsung.
• Donasi: Siapkan uang kecil untuk donasi sebagai dukungan kepada pura setelah ritual.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman resmi Kementerian Pariwisata Indonesia pada Wonderful Indonesia.
FAQ seputar Tirta Empul dan Ritual Melukat
-
Apakah non-Hindu boleh ikut melukat di Tirta Empul?
Ya. Selama aturan pura dihormati, tata cara diikuti, dan pakaian sopan dikenakan, non-Hindu boleh ikut. -
Berapa lama waktu ideal untuk mengunjungi Tirta Empul?
Biasanya, pengunjung menghabiskan 1,5–2 jam untuk melukat, berkeliling, dan berfoto. -
Apakah aman membawa anak-anak ke Tirta Empul Bali?
Aman, asalkan anak-anak selalu diawasi dan diberi pengertian untuk menjaga ketenangan serta kesopanan di area suci.
Penutup: Jadikan Kunjungan ke Tirta Empul sebagai Pengalaman Batin
Kunjungan ke Tirta Empul bukan hanya menambah destinasi wisata, tetapi juga memberi kesempatan untuk berhenti sejenak dan menyusun kembali perasaan.
Aliran air suci, aroma dupa, dan suasana hening menciptakan ruang bagi refleksi diri yang mendalam.
Saat merencanakan perjalanan ke Bali, jangan lupa singgah di Tirta Empul.
Datanglah dengan hati terbuka, hormat, dan niat belajar.
Anda mungkin pulang dengan foto indah dan hati yang lebih ringan, tenang, serta terhubung dengan diri sendiri.
Joe Rent Bike in Bali
Sewa Motor Murah dan Terpercaya di Bali! Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan transportasi Anda selama berlibur atau tinggal di Bali.
Lokasi Layanan
Kami melayani penyewaan motor murah di berbagai area populer, seperti:
Canggu
Kerobokan
Denpasar
Seminyak
Kuta
Legian
Uluwatu
Jimbaran
Harga Terjangkau
Nikmati perjalanan Anda di Bali dengan harga sewa motor yang sangat hemat:
[ml][ul][li indent=0 align=left]Mulai dari Rp450,000 per Bulan![/li][/ul][/ml]
Kenapa Memilih Joe Rent Bike?
✅ Motor dalam kondisi prima dan rutin diservis.
✅ Pilihan motor yang beragam untuk kebutuhan Anda.
✅ Proses sewa mudah dan cepat.
✅ Pelayanan ramah dan profesional.
Hubungi Kami
📞 WhatsApp/Telepon: +62822 3834 7387
🌐 Website:https://joerentbikeinbali.com
Mulai perjalanan seru Anda di Bali dengan Joe Rent Bike!
